Pada kesempatan ini saya
akan sedikit berbagi tentang tutorial
adobe photoshop bagi para pemula
maupun menengah. Seperti yang kita ketahui , bahwa photoshop merupakan prangkat lunak editor citra yang khusus dibuat
untuk pengeditan gambar/foto serta pembuatan berbagai efek. Meskipun di
internet banyak tersedia Software photo editing gratis yang dapat menciptakan foto-foto yang keren
sesuai dengan yang diinginkan dengan kreativitas serta mengembangkan ide kiita
untuk menjadikan gambar atau fotobukan hanya sekedar fotomelainkan juga sebuah
seni.
Untuk melakukan hal
tersebut, perlu pemahaman dasar tentang photoshop, mengerti apa manfaat
tool-tool yang ada pada photoshop, dapat memainkanwarna dalam photoshop serta
memanfaatkan efek-efek yang ada.anda mulai bingung?? Hehe..kalau gitu langsung
saja ke TKP silakan simak baik-baik artikel Tutorial Adobe Photoshop Dasar
Untuk Pemula Dan Menengah berikut ini
Daftar Isi
TUTORIAL PHOTOSHOP LENGKAP
MENGENAL ADOBE PHOTOSHOP
Adobe
Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra
buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan
pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital
dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader)
untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat,
dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi
kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi
sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3
, versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 dan versi yang terakhir
(keduabelas) adalah Adobe Photoshop CS5.
MENGENAL DAN MEMAHAMI AREA KERJA
Jalankan Adobe Photoshop kemudian pilih menu File
-> Open. Kemudian pilih buka gambar apa saja. Sebagai contoh di buka gambar
zhaow.jpg. (lihat gambar 1.1).
Seringkali letak tool-tool (palette) Adobe Photoshop
sudah berubah dimodifikasi oleh pengguna sebelumnya. Untuk mengembalikan letak
palette ini gunakan menu Windows -> Workspace -> Reset Palette Location.
Area kerja Adobe Photoshop dapat dilihat pada gambar
1.1, yaitu:
A : Menu
Bar, berisi perintah utama untuk membuka file, save, mengubah ukuran
gambar, filter dan lain-lain.
B : Option, berisi pilihan dari tool yang Anda
pilih. Misalnya dipilih kuas/brush, maka ukuran/diameter brush ada di sini.
C : Gambar, menampilkan gambar yang sedang
dibuat atau diedit.
D : Pallete Well, cara cepat untuk mengakses
palet brushes, tool resets dan Layer Comps. Juga dapat digunakan untuk
meletakkan palet yang sering digunakan.
E : Toolbox, berisi tool untuk menyeleksi dan
memodifikasi gambar.
F : Palette, berisi jendela-jendela kecil yang
di dalamnya terdapat perintah dan pilihan untuk dokumen/gambar yang sedang
dikerjakan.
Keterangan dan Praktek:
Membuka dokumen dan membuat duplikat dokumen
Untuk membuka gambar gunakan menu File -> Open, sedangkan untuk membuat
duplikat gambar gunakan menu Image -> Duplicate.
Mengubah
ukuran gambar dan kanvas
Jika ukuran gambar diubah, maka gambar akan membesar atau mengecil, lakukan
dengan menu Image -> Image Size. Jika ukuran kanvas diubah, maka ukuran
gambar tetap, akan ada kertas putih di sekeliling gambar, lakukan dengan menu
Image -> Canvas Size.
Mencoba
ToolBox
Cobalah tool-tool pada ToolBox, satu persatu akan dibahas pada bab berikutnya.
Coba klik kanan pada tool yang memiliki segitiga di bagian kanan bawah untuk
memilih tool yang tersembunyi.
Mencerminkan
dan Memutar Gambar
Cobalah menu Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Vertikal, Image ->
Rotate Canvas -> Flip Canvas Horisontal. Untuk memutar gambar, pilih menu
Image -> Rotate Canvas -> pilih sudut yang dikehendaki.
Undo
Undo digunakan untuk membatalkan perintah terakhir, tekan Alt+Ctrl+Z, atau
gunakan pallete history.
Memindahkan
gambar ke dokumen lain
Untuk memindahkan gambar gunakan Move Tool.
Save for web
Gunakan menu File -> Save for Web untuk menghasilkan gambar dengan ukuran
kecil yang biasa digunakan pada web site.
Menyeleksi
Gambar pada Phtoshop
Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari gambar. Dengan seleksi kita
dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan efek kepada bagian yang
terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.
Ada tiga
cara menyeleksi yaitu:
1. Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom
2. Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan
gambar (Magnetic Lasso Tool).
3. Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna.
Tipe seleksi
ada dua (dapat dipilih pada Option Bar), yaitu:
1. Normal, memiliki pinggiran yang tajam.
2. Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.
Tool-tool
Photoshop
Banyak sekali tool-tool yang terdapat pada photoshop dan setiap tool mempunyai
fungsi yang
Keterangan:
Rectangular Marquee Tool
Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar dalam bentuk kotak.
Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu
Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan.
Elliptical
Marquee Tool
Digunakan untuk membuat seleksi elips atau lingkaran. Anda dapat menggunakan
Select -> Transform Selection (atau klik kanan) untuk mengubah bidang yang
mau diseleksi. Gunakan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman tepi
gambar. Gunakan Select -> Inverse untuk membalik seleksi.
Lasso Tool
Seleksi ini digunakan untuk menyeleksi bentuk bebas dengan mouse.
Polygonal
Lasso Tool
Polygonal Lasso Tool digunakan untuk menyeleksi gambar yang memiliki tepi garis
lurus, misalnya piramida pada gambar 2.5. Jika tombol Alt ditekan maka
Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa. Contoh gambar
hasil seleksi piramida diperkecil dan diletakkan pada sudut kanan bawah.
Magnetic
Lasso Tool
Magnetic Lasso Tool penggunaanya cukup mudah, karena dengan tool ini seleksi
gambar akan secara otomatis membuat garis seleksi pada gambar yang berwarna
kontras.
Magic Wand
Tool
Magic wand tool akan menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.
Crop Tool
Crop tool digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh
penggunaanya di sini digunakan untuk memperbaiki hasil scan yang miring.
Healing
Brush Tool
Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki gambar pada bagian tertentu.
Aktifkan tool ini, kemudian tekan Alt + Klik pada objek pada bagian yang tidak
berkeriput, kemudian klik pada bagian yang keriputnya ingin dihilangkan.
Spot Healing
Brush Tool
Spot Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki kerusakan gambar. Di sini
Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena
akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya. Misalnya digunakan untuk
menghilangkan keretakan pada patung seperti pada gambar 2.10.
Tool ini merupakan tool baru pada Adobe Photoshop CS2
yang tidak ada pada versi sebelumnya.
Patch Tool
Patch Tool digunakan untuk memperbaiki gambar. Tool ini dibuat dengan cara
membuat selection dengan mouse atau dengan menahan tombol ALT untuk
menghasilkan bentuk poligonal. Selanjutnya drag ke daerah yang akan dijadikan
patokan perbaikan.
Red Eye Tool
Red Eye Tool digunakan untuk memperbaiki warna merah pada mata.
Clone Stamp
Tool
Clone Stamp Tool digunakan untuk membuat duplikat area pada gambar, atau yang
disebut cloning. Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gunakan
mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.
Background
Eraser Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus background yang memiliki kemiripan warna.
Misalnya digunakan untuk menghapus background langit pada gambar kupu-kupu.
Magic Eraser
Tool
Seperti Background Eraser Tool, tool ini akan menghapus area dengan warna sama,
namun efeknya adalah ke seluruh gambar, bukan hanya area yang diklik.
Color
Replacement Tool
Color Replacement Tool akan mengubah warna gambar tanpa mengubah bentuk dari
gambar tersebut. Tool ini akan secara otomatis hanya mengubah area dengan warna
sama menjadi warna lain yang dikehendaki.
Blur,
Sharpen, dan Smugde Tool
Blur Tool digunakan untuk mengaburkan area. Misalnya digunakan untuk
menghilangkan bintik-bintik pada wajah. Sharpen Tool merupakan kebalikan dari
Blur Tool. Dengan Sharpen Tool, gambar akan menjadi lebih tajam. Smugde Tool
digunakan untuk mengubah bentuk gambar dengan cara drag mouse.
Dogde, Burn,
dan Sponge Tool
Dogde Tool digunakan untuk membuat area menjadi lebih terang. Burn Tool
digunakan untuk mempergelap area. Spong Tool digunakan untuk mencerahkan
(saturate) atau mengurangi warna (desaturate).
PERMAINAN WARNA PADA PHOTOSHOP
Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar
(RGB) yaitu merah, hijau, dan biru. Cara menyatakan warna yang lain adalah
dengan mode HSL yaitu Hue, Saturation, dan Lightness. Mode lain adalah CMYK
(Cyan, Magenta, Yellow, Black).
Pada bab ini akan dibahas mengenai permainan warna,
mulai dari mengatur latar belakang gambar, membuat gradient, mengatur
brightness & contrast, dan masih banyak lagi tool-tool yang menarik. Pada
subbab selanjutnya Anda dapat langsung praktek dengan didampingi instruktur.
Paint Bucket
Tool
Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background yang memiliki warna sama
atau mirip. Background dapat diganti dengan pattern.
Gradient
Tool
Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna gradasi. Jangan lupa lakukan
seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak,
maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.
Brush Tool
Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar
kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow. Bush Tool dapat juga bekerja pada
mode Air Brush.
Brightness/Contrast
Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar. Contrast digunakan untuk
mengatur ketajaman gambar. Gunakan menu Image -> Adjustment ->
Brightness/Contrast.
Level
Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun lebih fleksible karena
warna dapat diatur warna gelap, warna menengah, dan warna terang. Level dapat
bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Gunakan menu Image -> Adjustment
-> Level.
Curves
Curves bekerja seperti level, namun Anda mengatur warna RGB dalam bentuk curva.
Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves. Curva dapat diatur otomatis,
mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk tiap-tiap warna.
Color
Balance
Melalui menu Image -> Adjustment -> Color Balance kita dapat mengatur
keseimbangan warna.
Photo Filter
Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada gambar. Mirip seperti
filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Gunakan menu Image ->
Adjustment -> Photofilter.
Replace Color
Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu dalam gambar, sedangkan
warna yang lain tidak ikut berubah. Misalnya untuk mengganti warna apel dengan
tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image -> Adjusments ->
Replace Color.
Hue/Saturation
Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada keseluruhan gambar/seleksi.
Hue adalah warna, sedangkan Saturation adalah tebal/tipisnya warna. Gunakan
tool ini melalui Image -> Adjustment -> Hue/Saturation. Perubahan warna
dapat diatur pada chanel master, atau tiap-tiap warna.
Match Color
Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada gambar yang akan diubah.
Misalnya di sini akan diubah gambar danau3.jpg, menjadi suasana matahati terbit
seperti gambar acuan. Gunakan tool ini melalui menu Image -> Adjustment
-> Match Color.
TEKS DAN VECTOR PHOTOSHOP
Horisontal
Type Tool
Horisontal Type Tool digunakan untuk membuat teks secar horisontal. Hasil teks
dapat dipindahkan dengan Move Tool.
Horisontal
Type Mask Tool
Horisontal Type Mask Tool digunakan untuk menyeleksi dalam bentuk teks.
Pen Tool
Peen Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan garis lengkung dalam bentuk
vektor. Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah
terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat
oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.
Rectangle,
Ellipse, Poligon, dan Custom Shape Tool
Tool ini berguna untuk menghasilkan bentuk kotak (rectangle), ellips, poligon,
dan berbagai macam bentuk lain yang telah disediakan oleh Adobne Photoshop.
Bentuk-bentuk tersebut misalnya hati, lampu, not balok, dan lain sebagainya.
Layer adalah lapisan tembus pandang. Bagian yang tidak
bergambar pada sebuah layer bersifat transparan. Layer dapat ditumpuk dan
diatur susunannya. Dengan menggunakan layer, efek-efek akan berlaku dalam layer
tertentu saja, tanpa mengganggu layer yang lain.
Quick Mask
Mode
Quick Mask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool.
Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick
Mask Mode.
Pada contoh
ini, gambar beruang di seleksi dengan menggunakan Brush Tool pada mode quick
mask. Setelah gambar beruang terseleksi, kembalikan ke mode normal untuk
menghasilkan seleksi gambar beruang.
Layer Mask
Layer Mask digunakan untuk menyembunyikan bagian tertentu pada layer. Gunakan
warna hitam untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan
gambar.
Layer Style
Layer Style merupakan teknik memberikan efek tertentu pada suatu layer. Pilih
tool Add Layer Style yang ada pada sudut kanan bawah pallete.
EFEK KHUSUS PHOTOSHOP
Filter Liquify
Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung dengan menggunakan mouse.
Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser alis, dan sebagainya. Filter
ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.
Filter
Vanishing Point
Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone gambar dalam bentuk
perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Vanishing
Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt + Click. Fitur
merupakan fitur baru dalam Adobe Photoshop CS2.
Filter Blur
Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang menarik dalam filter ini
adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial. Gunakan filter ini
melalui menu Filter -> Blur.